Click Here to Back

Kekerasan Terhadap Pers Kembali Terjadi

In Jurnalisme on December 16, 2007 at 11:53 am

(IAIN SMH, Banten), Berawal dari sebuah Opini yang dimuat di buletin SiKAP edisi November yang diterbitkan pada 15 November 2007 di IAIN “SMH” Banten, kasus ini dimulai.
Sebuah UKM yang notabene mencintai alam merasa tersinggung dengan isi dari rubrik opini yang ditulis oleh Muhamad Tohir (23), Pemimpin Redaksi LPM SiGMA.
Pukul 14.45 WIB (04/12) seorang anggota UKM Mahasiswa Pecinta Alam (Mahapeka) datang ke Lembaga Pers Mahasiswa SiGMA untuk meminta arsip buletin Sikap edisi November 2007. Karena arsip buletin tersebut telah diserahkan seluruhnya ke Rumah Dunia dan di LPM SiGMA arsipnya telah habis, beberapa crew SiGMA menawarkan untuk menggantinya dengan buletin dalam bentuk print out dan ia menyetujuinya, lalu diserahkanlah kepadanya dalam bentuk print out.

Beberapa waktu kemudian, tepatnya pukul 15.15 WIB beberapa pengurus UKM Mahapeka, diantaranya Kurnia, yang membawahi bidang kealaman mendatangi kantor redaksi LPM SiGMA di Gedung PKM lantai 2 untuk meminta klarifikasi tentang opini yang telah diterbitkan di buletin Sikap. Sambil memegang buletin yang sebelumnya telah di-photocopy tersebut, mereka menanyakan tentang isi opini yang berjudul “Kebadutan Kita” yang ditulis oleh M. Tohir–yang menurut mereka di salah satu paragrapnya menyudutkan UKM Mahapeka.

Dalam paragrap terakhir, kalimat terakhir dikatakan “Merokok jelas-jelas akan merusak udara. Merusak alam. Jika pecinta alam masih tetap merokok, maka rasa cintanya terhadap alam belum bisa dipercaya”. Setelah mendengarkan keberatan yang disebutkan pihak Mahapeka, Tohir menjelaskan bahwa opini tersebut murni statement-nya pribadi dan tidak bermaksud menyudutkan siapa pun. Merasa tidak puas dengan penjelasan Tohir, pihak Mahapeka meminta penulis opini (Tohir), dan Pimpinan Umum LPM SiGMA untuk meminta maaf dan datang ke sekretariat UKM Mahapeka pada pukul 16.00 WIB. Dalam proses obrolan tersebut, salah seorang anggota mahapeka yang ikut dalam obrolan tersebut memukul-mukul papan plang SiGMA, melemparkan, mematahkan, dan membakarnya.

Pukul 16.00 WIB, salah seorang pengurus Mahapeka datang untuk menyusul Tohir. Karena yang ditunggu belum datang juga, beberapa pengurus UKM Mahapeka melempari kantor redaksi LPM SiGMA dengan batu. Melihat perbuatan beberapa pengurus Mahapeka yang sudah mulai anarkhis, dengan niat untuk memberikan klarifikasi secara jelas dan gamblang, Tohir bersama tiga orang temannya, Darjat (21), Iman (19), dan Gugun (21) mendatangi UKM Mahapeka. Memasuki sekretariat Mahapeka, Tohir disambut oleh Ketua Umum UKM Mahapeka, Mukhlis. “Maksud dia naon nulis kitu?” bentak Mukhlis. Mencoba menjelaskan dengan perasaan tertekan dikelilingi para pengurus UKM Mahapeka yang sudah dirundung emosi, Tohir menjelaskan jawabannya sesuai dengan pertemuan dengan Kurnia pada pukul 15.00 WIB sebelumnya.

Merasa jawaban dari Tohir kurang jelas, Mukhlis hendak memukul namun ditahan oleh temen-temannya. Merasa ditahan, lalki-laki yang biasa di panggil Kancil ini hanya bisa melempar Handphone-nya ke arah Tohir, namun meleset. Karena ada yang mengawali, salah seorang pengurus pecinta alam yang lain melemparkan gesper kearah Tohir namun juga tidak mengenai sasaran. Tiba-tiba dari arah belakang, seorang anggota Mahapeka memukul wajah Tohir. Melihat gelagat tidak baik tersebut, beberapa pengurus Mahapeka lain yang ada di dalam ruangan mencoba melerai dan ‘mendinginkan’ suasana. Setelah proses negosisasi terjadi, dicapai kesepakatan diantara Tohir dengan pengurus Mahapeka, bahwasanya Tohir dan LPM SiGMA harus meminta maaf kepada MAPALA se-Banten dalam bentuk tertulis dan disebarkan maksimal tanggal 7 Desember 2007.

Tak lama setelah itu, Pimpinan Umum LPM SiGMA, Abdul Malik memasuki sekretariat UKM Mahapeka. Malik menjelaskan mekanisme pemberitaan dan pemuatan opini, juga tentang hak jawab pembaca. dicapai kesepakatan bahwa Tohir atas nama pribadi tanpa membawa institusi LPM SiGMA akan meminta maaf dalam bentuk tertulis kepada MAPALA se-Banten.
Merasa dianiaya, sekitar Pukul 19.00 WIB, Tohir melaporkan insiden pemukulan itu ke Polres Serang, setelah sebelumnya divisum di Instalasi Rawat Darurat RSUD Serang dengan nomor kartu kunjungan RD No RM: 89 46 02.

Di Polres Serang Tohir disambut oleh Kasat Reskrim. Laporan tersebut diterima oleh pihak polres dengan nomor surat No Pol: STPL/891/XII/2007/SPK dan akan ditindak lanjuti.


*Sumber dari SiGMA
Quoted from http://www.lpm-sigma.blogspot.com

  1. masukan buat meja redaksi.
    saya ingin berbicara tentang bagaimana menarik para pengunjung ke situs atau blog seseorang.
    salah satunya, daftar komentar yang masuk ke situs ini harus mendapat tempat yang cukup luas misalnya saja 10 baris. sehingga orang yang berkunjung ke situs ini tertarik untuk mengomentari komentar pengunjung lain. kalau cuma 5 baris yang ditampilkan, maka pilihan pengunjung akan sempit sekali. saya pikir itu saja masukan saya.
    thanks and keep moving.
    ahmad

  2. ya….wajah mahasiswa kita sekarang memang jago dalam hal kekerasan dan merusak, sehingga yang bagusnya gak keliatan. padahal saat semanggi bergelora, berapa ribu mahasiswa disana? tapi tak ada perusakan.
    saya hanya ingin mengajak orang-orang yang menamakan dirinya pecinta alam. di alam sana, begitu banyak hal unik yang belum diungkap. kenapa keindahan itu hanya disimpan untuk sendirian? kenapa tidak ditulis, agar keindahan itu (yang mungkin suatu hari nanti akan hilang) bisa terabadikan. sudahlah…jangan terlalu mengikuti emosi. mendingan ikut menulis, siapa tahu tulisannya lebih bagus dari anak-anak persma, kan keren tuh….

    soal opini yang ditulis tohir, saya sering mendengar kalimat itu. terlepas dari itu, tindakan tohir sudah benar. serahkan saja semua ke hukum.
    soal merokok, karena saya tidak suka merokok, maka saya sarankan untuk berhentilah merokok, hehehe

  3. salam.
    saya setuju dengan teh reni bahwa keindahan alam itu bisa menjadi topik yang menarik untuk diangkat. tentu saja dalam konteks ini, orang-orang yang tergabung dalam wadah bernama pecinta alam lebih concern pada alam itu sendiri, sehingga lebih banyak tahu tentang lekuk-lekuk bagaimana alam itu ternyata indah sekali.
    saya pikir, lekuk-lekuk keindahan alam ini perlu diangkat sehingga menjadi kesadaran publik bahwa alam itu harus dijaga dengan baik, termasuk dengan tidak merokok disembarang tempat atau tidak membuat puntung rokok dimana saja. kan bagus tuh, lebih bermanfaat buat kehidupan bersama.
    dari saya segitu dulu.
    let us keep moving bro and sister.
    ahmad.tki di saudi

  4. Attention please!!!

    Dengan ini kami beritahukan, bahwa di UIN SGD Bandung telah terbentuk sebuah komunitas mahasiswa beda dari yang lain. Karena kecintaan kami, mahasiswa UIN SGD Bandung, pada budaya nongkrong- sambil merokok, ngopi dan ngegodain cewek serta melototin mahasiswa yang agak overacting- kami mendeklarasikan HIMABUPALA. HIMABUPALA adalah Himpunan Mahasiswa Bukan Pecinta Alam.
    Sudah lama kami mendeklarasikan HIBUPALA ini. Hanya saja selama ini kami masih menyembunyikan identitas. Tapi lihat sekarang, di setiap spot kampus UIN anggota kami eksis. Kami tidak memerlukan kaos sebagai pengikat atau identitas. Mudah menemukan kami, merokok, bergerombol dan terkesan garang. (Dalam istilah temen-temen, diserem-seremkeun. Hehehe…)
    Kami mempunyai komitmen, “sesama tukang nongkrong jangan saling ganggu”. Dengan komitmen itu lambat laun anggota kami bertambah banyak. Sehingga waktu kuliah menjadi semakin sedikit, akibat dari terlalu aktifnya mahasiswa mengikuti setiap kegiatan HIBUPALA. Makanya, mulai dari sekarang,daripada di kosan lebih baik beredar di kampus bareng HIMABUPALA.
    Siapa saja boleh gabung. Syaratnya, siap nongkrong sambil membawa bahan obrolan untuk 12 jam.

  5. apaan lagi inih. Bisa buka cabang buat Jakarta dan Yogya, ga? hehehehe… Tapi salut buat anak UIN BDG. Mendingan gituh gentle daripada sok pecinta alam, padahal bull shit!!!
    Hidup HIMABUPALA!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: