Click Here to Back

Hidup Mabuk Teori Cuma Jadi gombal

In Artikel on December 9, 2007 at 12:40 pm

Oleh : Adi Ginanjar Maulana
Ada sesuatu yang terus mengganjal dalam hidup, ketika kita hanya bisa jadi makhluk yang selalu berbicara banyak tentang segala hal tetapi hanya sedikit yang bisa kita lakukan. Disitulah kita merasa menjadi orang yang terasing. Misal saja, kita sangat fasih berteori tentang wacana analisa mahasiswa berpolitik dikampus. Tetapi belum pernah kita punya pengalaman praktek yang membanggakan dalam menyelesaikan permasalahan di lapangan nyata, ataupun mengembangkan sebuah praktek jati diri sebagai mahasiswa yang progresif revolusioner. Ataupun sedahsyat-dahsyatnya kita mengeluarkan argumen dalam memandang permasalahan cinta ketika kawan akrab getol curhat.

Tapi sebenarnya kita sendiri pun mempunyai segudang pengalaman yang bisa dikatakan gagal dalam menjalin hubungan asmara dengan lawan jenis. Seakan kita hanya bisa jadi makhluk observer/pengamat dan pandai membeo, padahal kita sendiri tak berdaya dalam hidup. Nasib kita mungkin sama dengan seorang komentator bola yang hanya bisa mengomentari para pemain bola dilapangan dan ketika disuruh mendribbel bola saja dia kelabakan. Ataupun seorang kritikus musik yang selalu pandai menghina dan merendahkan para penyanyi, ketika disuruh bernyanyi satu not saja suara dia fals . Banyak permasalahan yang bertumpu pada kesenjangan antara teori dengan praktek. Padahal ada pepatah lama, teori tanpa praktek adalah pincang, dan praktek tanpa teori layaknya seorang buta.

Merasa tersindir dengan tulisan ini? itu sebuah keharusan. Seperti halnya penulis yang juga sering merasakan hal yang sama. Banyak berbicara tapi sedikit memberikan bukti yang nyata. Akhirnya, hidup seakan menjadi sebuah ruang yang menampung berjuta retorika yang hanya sayang kosong akan makna. Justru sebuah kata akan menjadi sarat akan makna, bukan karena gaya bahasanya yang serba hiperbola, dan dijejali perumpamaan-perumpamaan hebat. Karena kata-kata itu semua hanyalah stimulus belaka. Sebuah kata akan menjadi penuh makna, bila kita sendiri yang mengisinya dengan sebuah praktek yang konsisten.

Seperti halnya sebuah gelas kosong yang tersimpan diatas meja, tidak akan berubah menjadi gelas yang dipenuhi air putih, bila kita hanya berteori dan membaca doa-doa di depan gelas tersebut. Sebuah gelas akan penuh terisi air yang menyegarkan dahaga, bila kita mulai mencoba mengambilnya lalu beranjak ke dispenser terdekat dan berusaha mengisinya sampai penuh. Akhirnya memang benar. Sebuah teori lahir dari rahim praktek.

Tidak akan pernah ada teori bila kita tidak melakukan praktek terlebih dahulu. Dan sebuah teori baru bisa dianggap benar, bila itu sudah diuji ke dalam pratek yang nyata. Tapi juga sebiah kebodohan bila sudah ada teori yang benar dan teruji, tetapi kita tidak menggunakannya dalam aktivitas praktek kita. Sehingga praktek yang kita lakukan hanyalah sebuah gerakan yang amburadul dan tidak tertata dengan rapih. Walhasil kita sudah harus mulai merubah pola pendidikan dan hidup kita yang seringkali membuat diri menjadi makhluk yang serba teoritis, bahkan akhirnya stress karena mabuk teori. Dan cobalah tanamkan pada benak kita sendiri untuk tidak menjadi makhluk yang no action talk only. “

Descartes pernah mengungkapkan dalam filsafat “aku berpikir, maka aku ada”, filsafat ini menunjukan bahwa ketika seseorang merumuskan teori secara terus menerus dan tidak ada prakteknya sama sekali, maka filsafat itu tidak berlaku kembali. bahwa seharusnya filsafat yang berkembang dengan realitas sekarang adalah “aku ada, maka aku berpikir”, maksudnya setelah melakukan sebuah praktek, maka barulah kita merumuskan teori dan seterusnya seperti itu……”

Mahasiswa Jurnalistik UIN SGD Bandung Semester V

  1. yupz…
    I agree with you

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: