Click Here to Back

Stasiun

In Sajak on September 13, 2007 at 3:10 pm

Oleh : Restu Ashari Putra

Satu jam menunggu
Di stasiun madiun dan bangku
Setelah asap, kopi dan hujan menggerutu
Mengerubungi akalku senyap
Membuang hidupku lenyap
Saat jiwaku berlalu kalah
Melepas-lepas lelah
Sang pendosa mendekat tanpa tatap
Menghampiri kemudian menjadi
Aku
Kereta pun melaju

2007

Mahasiswa Jurnalistik di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pernah aktif di Lembaga Pers Mahasiswa LENTERA ISID dan redaktur majalah ITQAN Gontor. Kini bergiat di Komunitas seni dan sastra ruangsunyi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: