Click Here to Back

Aula Kampus UIN Bandung “di Serang Kilatan Cahaya”

In Berita Aktual on September 4, 2007 at 11:03 am

100_7086-3009.jpgAH.Nasution 3/9 (JURNALPOS) – Aula Kampus Universitas Islam Negeri
Bandung “diserang kilatan Cahaya” cahaya kilatan yang bersumber dari kamera digital para fotografer-fotografer amatir yang ingin mengabadikan kegiatan Jurnalistik Fair Van Javaganza yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurnalistik UIN.

Antusias para fotografer untuk mengabadikan acara tersbut karena acara tersebut dihadiri oleh Pembaca berita (Anchor) Metro TV Meutya Hapid yang cukup terkenal dikalangan jurnalis Indonesia semenjak ia disandera oleh tentara saat peperangan di Irak Februari 2005 lalu.
Selain Meutya Hapid juga dihadiri oleh Vokalis Laluna Manik, dan gitaris Changcuter sebagai penghibur di puncak acara Jurnlistik Fair Van Javaganza, ketiga orang ternama itu mengundang jiwa fotografer amatir untuk mengabadikannya, sementara kamera ponsel pun ikut disodorkan kemuka ke tiga orang terkenal itu.

Para keamanan acara tersebut pun ikut kewalahan menertibkan para fotografer amatir, banyaknya pengunjung membuat keamanan acara tersebut harus selalu siap siaga apabila ada hal yang tidak diinginkan.
Seperti halnya Aceng mahasiswa Jurnalistik UIN yang ikut mengamankan Meutya Hapid sampai masuk kedalam Mobil setelah selesai mengisi acara sebagai pembicara dengan tema “Meretas Jalan Srikandi jurnalistik” maka selesai acara tersebut puluhan fotografer amatir mendekati Meutya Hapid dengan harapan agar dapat memotret lebih dekat, maka kilatan cahaya pun mewarnai ruangan aula sekaligus menyilaukan mata orang disekitar Meutya Hapid.

Tak cukup di ruangan Aula, para fotografer membuntuti Meutya Hapid sampai masuk mobil, beberapa keamananpun akhirnya naik pitam, karena para fotografer amatir susah diatur.
Sementara kedatangan Vokalis Laluna Manik, yang awal kedatangannya tidak diketahui oleh penggemarnya serta oleh fotografer amatir biasa saja sampai Manik duduk dikursi yang telah disediakan.

Namun, ketika Manik beranjak duduk tidak lama kemudian sudah dikerumuni oleh fotografer amatir dan penggemarnya yang sebagian adalah Anak Baru Gede (ABG) melihat kejadian itu keamanan pun bertindak secara tegas untuk memberi peringatan kepada para potografer amatir dan penggemar Manik untuk tidak memotret karena akan menggangu kenyamannya.
Jamal Mahasiswa Jurnalistik yang mengamankan Manik dari kilatan cahaya kamera, merasa kelelahan sekaligus rasa aneh atas kejadian para penggemar yang ingin memotret Manik
Kilatan cahaya itu tak henti-hentinya meredam, dari mulai Meutya Hapid mengisi acara sampai masuk kedalam mobil begitu juga dengan kehadiran Manik sang Vokalis Laluna dari mulai datang ke acara, nyanyi di panggung. Sampai akhirnya beres acara kilatan cahaya itu terus mewarnai ruangan Aula dan penampilan Manik.

“Namun lain kamera digital mah, moal loba moto, abong-bong teu make ‘film’ jepret-jepret we” katanya salah satu pengunjung yang bergumam menggunakan bahasa Sunda sambil menyaksikan para fotografer amatir yang sibuk memotret.

  1. Saya Alumnus Tafsir Hadits IAIN SGD Bandung 2002.
    Alhamdulillah … cita- cita untuk menjadi UIN terwujud juga …
    Semoga UIN Bandung dapat menjadi uswah bagi UIN yang lain karena kekentalan nilai agamis yang tercermin dari semua sipitas UIN Bandung sendiri.
    Salam sono kanggo ibu sareng bapa dosen ushuluddin, utamina mah bapa Badruzzaman, hatur nuhun pisan elmuna …

  2. kirain ada serangan dari alien…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: