Click Here to Back

REPUBLIKA

In Surat Pembaca on April 19, 2006 at 9:43 pm

PERSIB
Panpel Kurang Disiplin
Rabu, 19 April 2006
Ketika saya sedang mengantri masuk untuk menonton pertandingan Persib di gerbang timur Stadion Siliwangi, Bandung, 16 April, saya melihat salah satu panitia pelaksana Persib Bandung tidak menyobek tiket para bobotoh. Kabarnya, tiket yang tidak disobek itu dijual kembali kepada para bobotoh yang tidak kebagian tiket.
Hal ini sungguh membuat saya miris, mengingat banyak sekali bobotoh yang rela merogoh uang lebih untuk membeli tiket masuk pertandingan Persib. Mereka rela berkorban untuk menyaksikan tim kesayangannya berlaga melawan PSMS Medan.
Walhasil, suasana di Stadion Siliwangi pun menjadi penuh sesak tidak karuan. Daya tampung stadion yang kurang memadai membuat para bobotoh berdesak-desakan dan saling dorong.
Saya memohon tindakan tegas dari para petinggi Persib agar lebih mengawasi panpel, sehingga kita semua bisa mendukung tim Persib kesayangan kita dengan lebih aman dan juga tertib. Hidup Persib.
Wida Fitria
Mahasiswi Ilmu Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung

BUS BUDIMAN
Kehilangan
Rabu, 05 April 2006
Ahad, 9 Maret 2006, ayah saya bersama temannya pulang dari Yogyakarta ke Bandung dengan menggunakan bus Budiman jurusan Yogyakarta-Bandung. Teman ayah saya tersebut menitipkan barang belanjaannya di bagasi bis berupa makanan khas Yogya kurang lebih seharga Rp 32 ribu.
Sesampai di Bandung, tepatnya di bundaran Cibiru, pukul 03.00 WIB, teman ayah saya kehilangan barang belanjaan yang dititipkan di bagasi bis tersebut. Pihak bis Budiman berusaha mencari namun tidak berhasil. Karena hampir subuh, teman ayah saya tersebut pulang ke rumahnya dalam keadaan kecewa. Beberapa hari kemudian melalui telepon, pihak bus Budiman menyatakan bahwa belanjaan tersebut hilang.
Kepada perusahaan jasa bus Budiman, diharapkan lebih bertanggung jawab terhadap keselamatan penumpang sekaligus harta bendanya. Agar peristiwa ini tidak terulang kembali, para pengguna jasa bus budiman pun harus lebih berhati-hati dalam menjaga harta bendanya. Semoga bus Budiman tidak mengecewakan penumpang lagi. Terima kasih.
Ulfah Puspasari
Mahasiswa Jurnalistik Fak Dakwah dan Komunikasi
UIN SGD Bandung, No KTM 204204582

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: